Skip to content

“Skylight”, antara Kebutuhan Cahaya dan Estetika

December 30, 2012

Anda dapat beraktivitas dengan optimal di dalam rumah pada siang hari tanpa menggunakan lampu. Maka, penggunaan skylight bisa mengurangi penggunaan energi listrik, terutama pada siang hari.

KOMPAS.com – Memiliki cukup banyak akses ke sinar matahari adalah salah satu ciri rumah sehat. Tentunya, cara untuk membiarkan sinar matahari dengan bebas memenuhi rumah adalah dengan memasang banyak jendela.

Namun, ada kalanya ruang-ruang di dalam rumah tidak memiliki akses ke luar. Karena itulah, ruangan tersebut tidak mungkin memiliki jendela dan tak perlu membuat Anda putus asa hingga menggunakan banyak lampu agar ruangan tetap terang.

Salah satu cara bisa Anda pertimbangkan adalah penggunaan skylight. Skylight merupakan salah satu jenis jendela yang mampu memberikan akses bagi sinar matahari. Perbedaannya dengan jendela biasa hanya pada penempatannya. Alih-alih menaruh jendela di dinding rumah, penempatan skylight justeru berada di atap rumah.

Selain memberikan dimensi baru pada rumah Anda, skylight menjadi aspek esensial dalam desain rumah Anda. Tak peduli sebaik apapun desain rumah Anda, tanpa penerangan yang baik semuanya akan sia-sia. Ini merupakan salah satu alasan utama Anda perlu mempertimbangkan penggunaan skylight.

Memilih skylight

Skylight tersedia dalam beberapa bentuk dan ukuran. Bentuk paling umum adalah bentuk persegi, lingkaran, oval, permata, segi tiga, dan berbentuk tabung.

Umumnya, skylight yang tidak berbentuk persegi terbuat dari plastik. Namun, skylight dengan kualitas lebih tinggi akan menggunakan kaca.

Kaca skylight dapat berbentuk datar, melengkung, kubah, piramida, atau “melengkung pesawat” (datar di sisi rendah dan cekung di bagian sisi yang tinggi). Bentuk piramida, melengkung, dan kubah dapat memberikan Anda keleluasaan dalam memasang skylight.

Skylight yang dipasang miring atau memiliki lengkungan juga dapat memudahkan Anda membersihkannya dari daun. Sementara bentuk skylight yang menyerupai tabung, umumnya lebih kecil dari berbagai jenis skylight lainnya.

Namun, bentuk tabung tetap memiliki keunggulan yang sama dengan bentuk skylight yang memiliki penampang lebih luas. Bentuk tabung mengurangi panasnya terik matahari di siang hari. Selain itu, ukurannya yang cenderung lebih kecil juga mampu mudah bekerja sama dengan arsitektur rumah.

Efisiensi skylight

Skylight menjadi pilihan yang populer lantaran memberikan unsur estetis pada rumah. Selain itu, skylight juga penting bagi rumah-rumah yang ingin memiliki unsur ramah lingkungan di dalamnya.

Ya, Anda dapat beraktivitas dengan optimal di dalam rumah pada siang hari tanpa menggunakan lampu. Maka, penggunaan skylight bisa mengurangi penggunaan energi listrik, terutama pada siang hari.

Namun demikian, bentuk fisik skylight mampu mempengaruhi cahaya yang masuk ke rumah Anda. Untuk itu, harus dipastikan ukuran skylight tidak boleh lebih dari 5% area lantai di ruangan yang memiliki banyak jendela dan tidak lebih dari 15% area lantai untuk ruang dengan sedikit jendela.

Sumber :
Editor :
Latief

From → Tips Rumah

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: